Dharma Wanita Persatuan Kantor Imigrasi Kelas III Bima Mengadakan Bhakti Sosial

        Dharma Wanita Persatuan Kantor Imigrasi Kelas III Bima beri santunan kepada anak-anak yatim piatu dan korban kebakaran diwilayah Kabupaten Bima Rabu, 14 Februari 2018. Dengan mendatangi 1 dusun dan tiga  desa di dua kecamatan, yaitu Desa Teke Kecamatan Palibelo, Desa Risa, dusun Kumbe  dan Desa Renda Kecamatan Belo, rombongan Dharma Wanita Persatuan Kantor Imigrasi Kelas III Bima mendatangi beberapa anak yatim.

Dewi Ratnaningsih saat menggendong  jaitun balita patah kaki korban kecelakaan

       Kegiatan Bhakti Sosial yang dilakukan oleh Dharma Wanita Persatuan Kantor Imigrasi Bima ini sekaligus kegiatan awal sekaligus pengukuhan karena baru dibentuk, ” Ini kegiatan awal kami, mohon doa’nya semoga kegiatan ini tetap berlanjut ” ungkap Dewi.

         Dewi Ratnaningsih selaku Ketua Dharma Wanita Persatuan Kantor Imigrasi Kelas III Bima berharap anak-anak yatim mendapat pendidikan yang layak seperti anak-anak lainnya. Menurutnya pendidikan untuk anak itu wajib dan Dewi melihat anak-anak didesa lebih berpotensi . Untuk data-data anak yatim sebelumnya telah didata oleh LSM desa setempat dan data itu diserahkan ke Kanim Bima dan dikelolah oleh Dharma Wanita Persatuan Kantor Imigrasi kelas III Bima, ” Ya, nama-nama anak yatim sudah didata oleh LSM dan ditindaklanjuti oleh kami” Ungkapnya.

        Desa awal yang dikunjungi ialah Desa Teke Kecamatan Belo Kabupaten Bima. di desa ini rombongan memberikan santunan kepada anak-anak yatim. Bantuan berupa alat-alat sekolah dan sedikit santunan ini diserahkan langsung kepada yang bersangkutan yang didampingi oleh Sekertaris desa setempat. Rombongan kemudian melanjutkan perjalanan kedesa berikutnya yaitu Desa Renda Kecamatan Belo Kabupaten Bima, didesa ini Rombongan diterima oleh Pemerintah desa di Aula Kantor Desa, namun penyerahan dilakukan secara simbolis. karena anak-anak yatim tidak hadir karena ada jam sekolah.

       Desa berikutnya yaitu Desa Risa Kecamatan Woha Kabupaten Bima, didesa ini rombongan dihadapkan dengan korban kecelakaan bernama Jaitun. Bayi berusia 7 Bulan ini kehilangan kakinya karena tersangkut pada rantai motor bersama ibunya saat hendak kesawah. Dewi Ratnaningsih yang menjadi Ketua Rombongan sekaligus ketua Dharma Wanita Persatuan Kantor Imigrasi Kelas III Bima merasa terharu melihat kondisi Jaitun.

      Desa berikutnya dan menjadi titik terakhir yaitu Dusun Kumbe Desa Kecamatan Woha Kabupaten Bima, anak yaitim berikutnya yaitu Rijal (12) korban kebakaran pompa air dan menderita luka bakar disekujur tubuhnya tida bulan lalu. Kronologis kejadian saat itu rijal dimintai bantuan oleh tetangganya untuk membawa dan mengisi bensin mesin pompa air disawah, rijal kemudian jatuh dan bensin pun berhamburan mengenai mesin yang saat itu sedang menyala, ledakanpun tak terelakan sehingga rijal pu menjadi korban. Ditemui dirumahnya  terlihat keadaan rijal yang sangat memprihatinkan. Rijal adalah anak ke 3 dari empat bersaudara, bapaknya meninggal beberapa tahun lalu dan dia hidup bersama kakek dan saudara-saudaranya karena ibunya mencari kerja diluar daerah.

Dan berikut foto-foto kegiatannya :

Ibu Dewi Ratnaningsih bersama Rijal Korban kebakaran mesin pompa air

 

 

Bagikan

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *